Jika kita berbicara tentang Palembang, maka yang akan langsung terlintas dibenak kita adalah pempek dan Jembatan Ampera beserta Sungai Musi. Memang 3 hal itu sudah menjadi ikon utama dari Kota Palembang. Namun selain ketiga hal tersebut, Palembang juga memiliki banyak tempat-tempat menarik yang layak dikunjungi. Salah satu tempat tersebut terletak tidak jauh dari Jembatan Ampera dan masih dipinggir Sungai Musi, yaitu Benteng Kuto Besak atau BKB.
Benteng Kuto Besak (BKB) dahulunya merupakan benteng yang digunakan oleh Kesultanan Palembang Darussalam. Benteng ini dibangun oleh Sultan Mahmud Badaruddin II pada tahun 1780 untuk melindungi Keraton Kuto Besak yang merupakan Keraton Kesultanan Palembang Darussalam dari ancaman Belanda. Pembangunan Keraton dan Benteng di tepi Sungai Musi yang kala itu merupakan lalu lintas perdagangan yang ramai merupakan pilihan yang tepat. Bentuk benteng sendiri meniru bentuk-bentuk benteng yang lazim ada di Jawa dan benteng bentukan Belanda dimana terdapat lubang-lubang pengawas serta parit sebagai pengahalang jika terjadi penyerangan musuh.
Continue reading
Kota industri selalu indentik dengan polusi, kebisingan, dan suhu udara yang tinggi. Hal ini wajar karena kawasan industri memang didesain seperti itu. Lalu bagaimana jika kawasan industri itu berdekatan dengan kawasan perumahan? Tentunya ini akan mengakibatkan terganggunya aktivitas dan kehidupan warga yang tinggal di kawasan pemukiman tersebut. Namun tidak demikian dengan Kawasan Industri Jababeka. Kawasan Industri Jababeka yang terletak dalam Kota Jababeka merupakan konsep yang menggabungkan antara kawasan industi dan kawasan perumahan (termasuk fasilitas-fasilitas kawasan perumahan seperti fasilitas pendidikan, rumah sakit, dan daerah perekonomian).