Menjual Palembang

Ketika membaca judul di atas terkesan tidak nasionalis. Bagaimana mungkin kita mau menjual salah satu kota di Republik ini ketika nilai-nilai kesatuan dan nasionalisme sedang dikobarkan. Tapi tenang sobat, judul tersebut akan kita maknai positif. Kita akan menjual semua potensi yang ada di Kota Palembang khususnya dan Provinsi Sumatera Selatan umumnya, terutama potensi wisatanya. Yup, kita bisa melakukan semua itu karena tepat pada tahun 2011, Kota Palembang, Sumatera Selatan (bersama dengan DKI Jakarta) akan menjadi tuan rumah SEA Games XXVI. Saat itulah kita pasang aksi agar jualan kita dilirik kontingen peserta dan menyebarkannya ketika mereka pulang. So, let’s the party started!!!

Kota Palembang pada khususnya dan Sumatera Selatan pada umumnya sudah mulai unjuk gigi di tingkat regional terutama dibidang olahraga. Dimulai dengan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2004, geliat pembangunan sarana olahraga bertaraf internasional mulai dilakukan. Palembang pun pernah menjadi salah satu tuan rumah Piala Asia tahun 2007. Dan pada tahun 2011 nanti, KotaPalembang, Sumatera Selatan (bersama dengan DKI Jakarta) dipercaya menjadi tuan rumah SEA Games XXVI (11-25 November 2011). Sudah tentu hal ini membanggakan bagi warga Kota Palembang dan warga Sumatera Selatan.

Sebuah even olahraga yang berskala besar jika dikelola dengan baik tentu akan memberikan devisa yang luar biasa besar. Bahkan semua biaya pembangunan sarana olahraga yang telah dikeluarkan dapat tergantikan. Pun sektor pariwisata dan perdagangan dapat terangkat. Kita bisa melihat kesuksesan Korea-Jepang menggelar Piala Dunia 2002, Olympiade 2004 dan ASIAN Games 2010 di Cina dan tentu saja pada tahun 2010 Afrika Selatan sukses besar menggelar Piala Dunia pertama di benua Afrika. Semua negara tersebut sukses mempromosikan potensi negaranya dan mendatangkan devisa yang luar biasa besar.

Palembang juga pasti bisa!!! Untuk mensukseskan pelaksanaan SEA Games XXVI tahun 2011 nanti, Pemerintah Kota Palembang dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bekerja keras untuk membangun fasilitas olahraga dan fasilitas pendukungnya. Pembangunan Sport Center dan Hotel Atlet bertaraf internasional di kawasan GOR Kampus (GOR Lama) merupakan fasilitas baru yang dibangun untuk mensukseskan SEA Games XXVI. Yah walaupun pembangunan ini sempat dikritik karena akan mengurangi Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan GOR Kampus (baca artikel ini dan artikel ini). Selain itu juga beberapa fasilitas olahraga seperti Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, komplek olahraga dan perkampungan atlet di Jakabaring yang merupakan peninggalan PON 2004, Komplek GOR Kampus, Kolam Renang Lumban Tirta, serta Danau OPI di Jakabaring yang akan digunakan sebagai venue voli pantai pun ikut diperbaiki. Sektor swasta pun ikut berbenah menyambut kontingen dan supporter Negara peserta SEA Games XXVI. Beberapa hotel berbintang di Palembang bersiap untuk menyambut wisatawan yang akan datang. Pembangunan hotel berbintang tiga baru, Hotel Grand Zuri, serta rencana Novotel akan menjadi hotel bintang lima serta rencana akan masuknya Blue Bird Groups yang merupakan perusahaan taksi terkemuka di Jakarta merupakan bukti bahwa Palembang mulai dilirik investor swasta sebagai magnet ekonomi baru di Indonesia.

Lalu apa yang mau dijual??? Tenang, jangan kuatir. Palembang dan Sumatera Selatan memiliki beragam hal yang bisa dijual mulai sektor wisata alam, wisata sejarah, wisata budaya sampai wisata kuliner. Untuk sektor pariwisata, Palembang memiliki beragam objek wisata menarik yang layak dikunjungi. Tercatat terdapat Jembatan Ampera dan aliran Sunga Musi sebagai ikon Kota Palembang, Pulo Kemaro dengan legenda dan keindahannya, Benteng Kuto Besak (BKB) sebagai saksi bisu perjuangan rakyat Palembang, Masjid Agung Palembang atau disebut juga Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin II, dan Monumen Perjuangan Rakyat sebagai bukti pertempuran 5 hari 5 malam di Palembang. Selain itu terdapat pula Musium Balaputradewa dan Musium Sultan Mahmud Badaruddin II yang menyimpan sejarah perjalanan Kota Palembang, Taman Purbakala Bukit Siguntang dan Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya, Kampung Arab, Kampung Kapitan dan Kawah Tekurep sebagai sisa peninggalan perjalanan Kota Palembang. Untuk hiburan keluarga terdapat Kambang Iwak Family Park, Hutan Wisata Punti Kayu dan Danau OPI di Jakabaring, serta beberapa pusat perbelanjaan seperti Palembang Square (PS), Palembang Indah Mall (PIM), dan Palembang Trade Center (PTC). Semua itu belum termasuk objek wisata di luar Kota Palembang seperti Danau Ranau, Pegunungan Dempo, Perkebunan Teh Dempo Pagaralam, Danau Teluk Gelam yang pada tahun 2011 menjadi tempat Jambore Nasional Gerakan Pramuka Indonesia, serta banyak tempat wisata menarik lainnya.

Palembang juga terkenal dengan wisata kulinernya. Kita tentu telah mengenal Pempek Palembang dengan cuko nya. Makanan khas Palembang ini telah terkenal di seluruh penjuru Indonesia. Palembang juga memiliki tekwan, model, kemplang, kerupuk, Pindang Patin, Pindang Tulang, Kue Maksuba yang konon merupakan sajian khus di masa Kesultanan Palembang, Kue Delapan Jam, Tempoyak, dan berbagai macam menu kuliner lainnya. Terdapat banyak tempat untuk mencicipi hidangan khas ini. Namun jika kita mau menikmati beberapa menu khas Palembang ini dengan suasana yang indah, kita bisa datang ke Restoran Musi Riverside yang terletak di pinggir (sedikit di atas) Sungai Musi sambil menikmati keindahan Jembatan Ampera dan Benteng Kuto Besak.

Palembang pun kaya akan seni dan budaya. Palembang memiliki Kain Songket sebagai kain tradisional. Kita juga dapat menikmati keindahan Tari Gending Sriwijaya yang merupakan tarian untuk menyambut tamu agung serta Tanggai yang banyak dipakai di pesta-pesat pernikahan warga Palembang. Alunan lagu Dek Sangke, Cuk Mak Ilang, Dirut dan Rimbang Kemambang ditambah dengan kesenian Dul Muluk juga bisa dinikmati. Pada hari-hari tertentu seperti Perayaan HUT Kemerdekaan Indonesia, di aliran Sungai Musi dapat disaksikan Festival Perahu Hias dan Perlombaan Bidar. Keindahan Rumah Limas dan Rumah Rakit sebagai rumah tradisional Palembang juga dapat menjadi alternatif wisata seni dan budaya Palembang.

Sesaat setelah tulisan ini dipublikasikan pertama kali, banyak rekan-rekan yang menanyakan dan memberi masukan tentang “Bagaimana cara menjual semua potensi tersebut?”. Dan diantara kesibukan kerja, saya coba menguraikan jawaban dari pertanyaan tersebut serta menyempurnakan artikel ini (dengan sedikit mengedit artikel yang terdahulu).

Dengan beragamnya hal yang ditawarkan ini, Palembang dan Sumatera Selatan sudah sepatutnya mempromosikan semua itu untuk menambah devisa pemerintah dan juga meningkatkan pendapatan masyarakat. Ada banyak cara yang dapat ditempuh Pemerintah Kota Palembang dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk menjual semua potensi yang terdapat di Palembang khususnya dan Sumatera Selatan umumnya. Berikut beberapa alternatif cara menjual potensi wisata yang dapat menjadi masukan:

1. Cara termudah dan tersimpel adalah dengan membuat brosur wisata, booklet tentang potensi wisata atau dengan membuat baliho yang memperkenalkan Palembang dan Sumatera Selatan serta mengajak masyarakat luas untuk mengunjungi Palembang dan Sumatera Selatan. Semua itu diletakkan ditempat-tempat yang strategis seperti hotel-hotel, Bandara SMB II bahkan di Bandara Internasional Soekarno Hatta sebagai pintu gerbang utama di Indonesia.

2. Event SEA Games XXVI juga dapat dimanfaatkan secara optimal bagi Pemerintah Sumatera Selatan dan Pemerintah Kota Palembang.

Berdasarkan kabar terakhir dari situs resmi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, pembukaan SEA Games XXVI pada tanggal 11 November 2011 akan dilakukan di Sungai Musi. Hal ini mengingatkan kita pada pembukaan ASIAN Games XVI di Guangzhou, Cina tahun 2010 ini. Acara pembukaan juga akan menampilkan keindahan Tari Gending Sriwijaya sebagai bukti kebesaran Kerajaan Sriwijaya yang akan dikolaborasikan dengan tarian-tarian kolosal. Hal ini tentu salah satu cara untuk mengenalkan keindahan Sungai Musi beserta Jembatan Ampera dan Benteng Kuto Besak.

Selain itu pemerintah juga dapat memberikan paket hadiah mengunjungi objek-objek wisata di Palembang dan Sumatera Selatan bagi atlet yang berhasil mendapatkan medali untuk cabang-cabang olahraga yang dipertandingkan di Sumatera Selatan.

3. Pelaksanaan SEA Games XXVI juga tentu akan mendatangkan banyak wisatawan asing yang menjadi suporter bagi atlet dari negara nya. Hal ini juga dapat dimanfaatkan dengan memberikan paket wisata yang digabungkan dengan fasilitas hotel dan pihak travel.

4. Pemerintah juga dapat bekerja sama dengan komunitas-komunitas yang ada di Palembang seperti Komunitas Blogger Wong Kito, Komunitas TDA, Komunitas Bike2Work, Komunitas Kaskus Regional Palembang dan masih banyak lagi. Pemerintah dapat membuat event menulis artikel, mendesign kaos, dan lain sebagainya sebagai media promosi pariwisata. Cara seperti ini lebih ampuh karena komunitas-komunitas seperti ini tentunya juga memiliki media online dan Pemerintah mendapatkan promosi ‘gratis’ dengan event yang diadakan tesebut.

5. Bangkitkan kembali “Visit Musi” atau bahkan dibuat “Visi Sriwijaya” (tunggu artikel mengenai “Visit Sriwijaya” ini). Visit Musi terakhir terdengar gaungnya tahun 2008 dan merupakan kegiatan pertama dan terakhir kalinya. Pemerintah harusnya membangkitkan kembali event itu karena event tersebut memiliki banyak kegiatan di dalamnya dalam mempromosikan potensi di Palembang dan Sumatera Selatan. Event Visit Musi merupaka kegiatan wisata setahun di Palembang dan Sumatera Selatan.

6. Pemerintah juga dapat mengadakan event-event internasional dengan mengundang perwakilan negara-negara yang akan bertanding di SEA Games XXVI dan menginformasikan kepada mereka tentang potensi yang ada serta tidak perlu sungkan untuk meminta mereka membantu mempromosikan semuanya ke negara mereka.

Mungkin itu beberapa alternatif cara menjual potensi yang ada di Palembang dan Sumatera Selatan.

Warga Palembang tentu sangat bangga dengan terpilihnya Palembang sebagai salah satu tuang rumah SEA Games XXVI. Dukungan penuh dari warga Kota Palembang dan warga Provinsi Sumatera Selatan sangat dinantikan untuk mensukseskan even besar ini. Sukses untuk Pemerintah Kota Palembang dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Sukses untuk penyelenggaran SEA Games 2011 yang diiringi dengan sukses prestasi atlet-atlet Indonesia.

Sumber Refernsi:

1.  http://www.sumselprov.go.id/index.php?module=newsdetail&id=5335

2.  http://blog.epalembang.com/suzan/2010/04/ruang-terbuka-hijau-habis-siap-siap-kekurangan-o2/

3.  http://blog.epalembang.com/suzan/2010/03/now-or-never-%E2%80%9Csea-games-di-sumsel%E2%80%9D/

4.  http://blog.epalembang.com/ganang/2010/01/kemana-hilangnya-%E2%80%9Cvisit-musi%E2%80%9D/

5.  http://seagames26th.blogspot.com/

6.  http://seagames26th.blogspot.com/p/wisata-budaya.html

7.  http://www.sripoku.com/view/25818/tak_setuju_alih_fungsi_gor

8.  http://ganangprakoso.wordpress.com/2010/01/04/kemana-hilangnya-%E2%80%9Cvisit-musi%E2%80%9D/

Sumber Gambar:

1.  http://seagames26th.blogspot.com/

2.  http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSUJTZ0M1xJ0k3UJsLPanAluNqHilPH11be16GXdme-g38Qz1uVDQ

3.  http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTH9cJ1HC8BOGn-Fq1vAifoj-ZwRo9K4bhyINxjghuebSkkpNrilQ

4.  http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTnYqYpim5_fb3CwRjeht6yIF1YvfAidq5YWNpwYaO2nBFM5cGqdA

This slideshow requires JavaScript.

5 comments on “Menjual Palembang

  1. ooohh.. si mas gan ini anak palembang toh? xixixixi
    well, aku punya memory yang indah juga dengan Palembang..
    Membayangkan Palembang dengan Waterfront Development sebagai tourism destination.
    Beberapa kali ke Palembang untuk urusan kerja, rasanya bumi Sriwijaya yang begitu kaya bisa benar2 maju dengan arahan yang baik kalau saja tidak diwarnai dengan korupsi sana-sini. Kinerja pemerintah Palembang, kalo aku pikir, so far so good..
    Mereka sudah bisa melihat peluang investasi untuk pengembangan Palembang tetapi tetap menginginkan Palembang menjadi salah satu kota yang beradab dengan budaya.
    Ada beberapa teman asli Palembang yang merasa kecewa juga dengan Pemerintah Pusat karena memanfaatkan pembangunan Palembang.
    So, artikel Menjual Palembang ini cukup provokatif untuk merefleksi bagaimana harusnya Palembang yang sudah siap berkembang dengan azaz kemakmuran rakyat lokal.. ;)

    m3y

    • hehehe… baru tau ya :P aq bisa jadi orang palembang, bisa jadi orang jogja :)

      aq setuju dengan kinerja pemkot palembang yg bagus dan memiliki visi pembangungan yang baik. cuma ya itu memang korupsi kadang2 masih menjadi halangan pembangunan. soal pemerintah pusat yg memanfaatkan pembangunan di palembang aq belum bisa coment deh, politis itu :)

      Waterfront development di Palembang??? ide bagus tuh, aq ada beberapa pikiran kmarin soal waterfront development di Palembang cuma memang belum sempet dibuat dalam bentuk tulisan cz sumber data yang aq punya belum lengkap. kapan2 aq sempeti buat konsep waterfront development nya deh :) atw mau bantu??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s