Perang Iklan
Pemilu udah semakin dekat (kalo g salah sich 37an hari lagi)…. Iklan2 kampanye udah membanjiri televisi kita dari 3 bulan yang lalu yang buat kita pusing ngeliat semuanya….. semua nampilin rakyat2 miskin…. semua nampilin keberhasilan….. semua buat kita bingung…… bingung untuk ngeliat n bingung untuk memilih…….
jika kita melihat iklan kampanye di televisi maka kita akan melihat hanya sekitar 6 parpol yang selalu aktif berkampanye dan saling serang….. ada yang memunculkan keberhasilannya di pemerintahan…. ada yang menampilkan dukungannya untuk kebijakan2 pemerintah… ada juga yang menyerang kegagalan pemerintahan….. tapi yang paling banyak adalah mengeksplotasi rakyat miskin…. ya kemiskinan selalu menjadi komoditas utama untuk iklan politik….. kemiskinan merupakan hal yang paling mudah digunakan untuk menyerang kegagalan pemerintahan yang sedang berkuasa…. kemiskinan merupakan hal yang paling mudah digunakan untuk menunjukan bahwa suatu partai itu pro rakyat….. hhhhhmmmmmm……. seharusnya sich rakyat miskin minta royalti dari partai2 itu karena udah memakai mereka…… mungkin dengan royalti itu mereka g miskin lagi ya….. atau duit untuk iklan politik (yang bisa sampai milyaran rupiah) lebih baek diberikan kepada rakyat miskin dengan berbagai acara seperti pasar murah sembako, pengobatan gratis, dll……
Lain di TV lain pula di jalan….. kl di TV kita ngeliat iklan2 parpol, maka di jalanan kita akan lebih ngeliat iklan2 caleg2 yang akan bertarung di pemilu nanti. para caleg itu berusaha menarik perhatian pemilih dengan berbagai macam cara. mulai dari membuat poster, baliho, spanduk, sticker, bahkan dengan cara yang inovatif seperti menggunakan poster yang bersanding dengan Obama atau tokoh terkenal lainnya… ya semua itu adalah cara mereka untuk menggaet pemilih…. tapi apa yang mereka lakukan terkadang ada yang merusak keindahan wajah kota dan memasang di daerah yang terlarang. itulah yang banyak menjadi pemberitaan mengenai banyaknya atribut kampanye yang dicopot POL PP…
Caleg tanpa Visi Misi
Jika kita liat spanduk2 dan baliho kampanye caleg di jalan2 ada satu hal yang menarik…. kita tidak pernah melihat mereka menyebutkan visi misi mereka sabagai caleg. kita hanya disuguhi foto mereka dan anjuran untuk mencontreng mereka di kertas suara…. bagaimana kita bisa tau kualitas dan apa yang akan mereka lakukan nantinya jika terpilih kalo kita g tau visi misi mereka…. kalopun ada, itu hanya jargon2 politik standar, yaitu mengentaskan kemiskinan, dll sebagainya…. g ada action plan yang nyata….. terbatasnya tempat untuk menyampaikan visi misi di spanduk mungkin bisa dijadikan alasan yang logis, namun jika visi mereka hanya yang standar2 seperti yang disebut tadi, itupun semua orang bisa bicara seperti itu, g perlu jadi caleg…. atau mereka memang g punya visi misi yang pasti…. atau visi misi mereka tergantung waktu dan partai…… atau visi misi mereka hanya akan disampaikan saat kampanye terbuka nantinya yang hanya diucapkan lewat lisan…. kalo memang benar begitu maka sedihlah kita sebagai pemilih karena hal itu sangat kecil untuk dimintai pertanggungjawabannya nanti…… aaahhhhhh….. semua itu hanya mereka yang ngakunya sebagai caleg yang tau……
Mari Kita sukseskan Pemilu 2009.. GOLPUT bukan pilihan bijak…. Pilihlah wakil rakyat yang benar2 memperjuangkan rakyat kecil serta wakil yang yang memiliki akhlaq terpuji.
















Pesan & Kesan