38 Parpol + Ribuan Caleg = 9 April + Pusing!!!!!
Pemilu Legislatif tidak lebih dari 1 bulan lagi. Sudahkah anda yang memiliki hak suara menentukan pilihan????? Siapakah caleg yang akan anda pilih untuk mewakili anda di senayan????? Ataukah anda hanya akan memilih parpolnya saja tanpa memilih calegnya????? hhhmmmmmm……Entahlah….
Pemilu merupakan acara demokrasi tertinggi di negeri ini. dengan Pemilu, warga negara Indonesia akan memilih dan menentukan nasib bangsa akan dibawa kemana nantinya. dengan Pemilu, kita akan memilih wakil2 kita untuk menyuarakan suara kita di Senayan… itu semua hanya pendapat normatif…. gimana dengan kenyataaanya????? kita lihat saja sikap anggota dewan saat ini,, banyak yang bolos, terlibat skandal, korupsi, dan lain-lain yang tentu saja akan merusak citra anggota dewan yang terhomat dan menimbulkan sikap apatis warga terhadap anggota dewan….
Pemilu 9 april nanti akan diikuti 38 parpol… dari sekian banyak berita di televisi mengenai pemilu, masyarakat saat ini cenderung bingung akan memilih parpol yang mana. belum lagi banyaknya caleg yang ada. MK juga telah menetapkan suara terbanyak untuk menentukan caleg yang berhak ke senayan. hal ini juga semakin membuat masyarakat bingung. mau pilih parpol atau caleg????? ketika memilih parpol maka kita tidak akan tau siapa caleg yang akan mewakili kita di senayan. tapi ketika memilih caleg, apa kita sudah yakin dengan kualitas dan kapabilitas caleg tersebut untuk mewakili kita, apa kita hanya memilih karena caleg itu terkenal, karena caleg itu sodara kita…… entahlah……… itu semua belum ditambah dengan ukuran surat suara yang sangat besar, yang tentu saja akan menyusahkan kita nantinya di bilik suara.
Golput Bukan Pilihan Bijak
banyaknya caleg dan parpol peserta pemilu ditambah lagi semakin kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap anggota dewan akhir2 ini (karena banyak skandal dan korupsi yang melibatkan anggota dewan) membuat banyak wacana untuk melakukan golput pada pemilu nanti…. namun apakah golput merupakan pilihan cara yang bijak…. aq sich melihatnya itu bukan pilihan yang bijak. jika kita memang ingin memperbaiki anggota dewan yang terhormat serta ingin mengurangi kasus korupsi maka kita sebaiknya memilih caleg yang benar2 kredibel dan memiliki akhlaq yang baik bukan memilih untuk golput. karena dengan golput kita tidak melakukan perubahan apapun. jadi Say No To Golput, Pilih Caleg Yang Berakhlaq Mulia……
Semoga pemilu kali ini akan menghasilkan anggota dewan yang lebih terhormat dan benar2 akan membela kepentingan rakyat kecil.
















Pesan & Kesan