Ketika Indonesia Ingin Ke Piala Dunia
Selama 2 minggu ini masyarakat Indonesia terutama yang hobby bola dikejutkan oleh pernyataan sensasional dari PSSI. Ya, PSSI sebagai induk dari olahraga sepak bola di Indonesia mengumumkan bahwa kita mengajukan penawaran untuk menjadi Penyelenggara Piala Dunia (PD) 2022. Sebuah keinginan yang luar biasa ditengah kondisi sepak bola kita yang masih belum berkembang. ya siapa yang tidak tau Piala Dunia. Tidak ada pemain yang tidak menginginkan tampil di Piala Dunia. Siapa yang tidak bangga negaranya bersaing dengan kekuatan sepakbola seperti Inggris, Italia, Brazil, dan Argentina. Siapa yang tidak ingin menyaksikan semua itu…
PSSI secara resmi memang telah mengajukan penawaran ke FIFA sebagai organisasi sepakbola tertinggi. tahapan yang harus dilalui PSSI masih panjang. belum lagi calon pesaing yang juga melakukan biding untuk PD 2022 seperti Jepang, Korea, (yang telah sukses pada PD 2002), USA (PD 1994), Qatar (yang mempunyai banyak uang) sampai pada negara-negara eropa seperti Inggris (hampir dipastikan menjadi tuan rumah PD 2018), portugal, dan spanyol. memang tahun 2022 masih 13 tahun lagi tapi penentuan siapa yang akan menjadi tuan rumah PD 2022 dilakukan pada desember 2010. apakah PSSI bisa menyakinkan FIFA kalo memang Indonesia layak menjadi tuan rumah PD 2022. pada sebuah wawancara di sebuah stasiun TV swasta ketua umum PSSI sangat yakin Indonesia akan dilirik FIFA menjadi tuan rumah PD 2022. beliau juga mengatakan bahwa Indonesia memiliki peluang yang cukup besar untuk bersaing dengan negara-negara lain dikarenakan Indonesia memiliki penggemar sepakbola yang fanatik dan tema penyelenggaraan yang menarik yaitu “Green World Cup”. Ketua Umum PSSI juga menyatakan bahwa setelah presiden mengeluarkan Kepres persetujuan menjadi tuan rumah PD maka PSSI akan segera menghubungi AlGore (seorang pemerhati lingkungan AS yang pernah mengajukan diri menjadi kandidat presiden USA) untuk menjadi penasihat. sebuah langkah yang sensasional
PR Menuju PD 2022
Kita sebagai warga negara Indonesia tentu bangga PSSI berani mengajukan biding tuan rumah PD 2022 dan juga mendukung sepenunya usaha PSSI. namun dibalik itu masih banyak PR di internal PSSI yang harus dibenahi sebelum desember 2010. beberapa diantaranya adalah: 1. Perbaikan Pedoman Dasar PSSI, sampai saat ini Pedoman Dasar PSSI masih belum selesai dan disetujui AFC serta FIFA. 2. Kompetisi Reguler, kompetisi kita ISL dan copa Indonesia masih harus dibenahi lagi terutama masalah jadwal pertandingan yang bisa diubah ‘semaunya’ sampai pada masalah displin pemain dan wasit yang masih melanggar Rule of The Game. 3. Suporter, suporter kita harus bisa lebih atraktif dalam memberikan dukungan bukan anarkis seperti yang slama ini kita saksikan. 4. Stadion dan akomodasi, sampai saat ini baru ada sekitar 3 stadion bertaraf internasional yaitu Gelora Utama Bung Karno, Stadion Jakabaring Palembang, Stadion Si Jalak Harupat Bandung, PSSI merencanakan akan membangun 13 stadion baru untuk realisasi PD 2022 seperti di Pekanbaru, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Bali, Samarinda, dan Makasar, selain itu faktor akomodasi seperti hotel yang nyaman juga harus dipersiapkan dengan baik untuk menyambut tamu-tamu dari berbagai negara. 4. Transportasi, transportasi massal yang nyaman dan tepat waktu sangat penting diperhatikan karena tanpa dukungan dari hal ini maka penyelenggaraan tidak akan berjalan maksimal. 5. Kesiapan Panitia Pelaksana, jika memang jadi menggelar PD 2022, Panpel harus dipilih yang benar-benar berkompeten dan bertanggung jawab, jangan sampai ‘tragedi’ Piala Asia kemarin terulang kembali dimana Panpel menanggung hutang kepada rekanan. dan yang terakhir 6. Peningkatan kualitas tim nasional, memang sampai saat ini timnas Indonesiamasih belum mengoleksi gelar apapun, tapi jika melihat potensi yang ada, timnas Indonesia memiliki potensi untuk lebih baik, kita bisa memperbaiki citra timnas secara perlahan dengan pertama2 menjadi yang terbaik di level ASEAN (dengan menjuarai SEA GAMES dan pialaAFF) lalu ke level regional Asia dengan menjuarai ASIAN GAMES dan Piala Asia (atau mencapai 3 besar) lalu kalau memungkinkan sebelum 2022 kita telah bisa menyaksikan timnas kita bertanding di World Cup, pembinaan pemain muda juga terus diupayakan lebih baik agar menjadi pilar timnas nantinya.
Semoga apa yang diupayakan PSSI saat ini menjadi kenyataan, karena dengan menjadi PD 2022 maka Indonesia akan diperhatikan dalam level dunia. Semoga PD 2022 jadi datang ke Indonesia.
















Saya dukung 1000 persen++ Indonesia jadi tuan rumah piala dunia 2022
Februari 14, 2009 pada 8:56 am